Membakar bukhur bukanlah sekadar menyalakan dupa biasa. Ada seni dan teknik khusus yang perlu diperhatikan agar aroma gaharu dan wewangian rempahnya keluar secara optimal dan mampu bertahan lama di dalam ruangan Anda.
Kesalahan paling umum adalah menggunakan arang biasa yang banyak memproduksi asap hitam dan bau sangit. Gunakanlah arang khusus mabkhara yang cepat terbakar (magic coal) namun tidak meninggalkan aroma karbon yang merusak wangi asli bukhur.
Jangan langsung menaruh bukhur saat arang masih merah menyala atau mengeluarkan api. Panas yang terlalu tinggi akan membuat kayu gaharu cepat gosong dan menghasilkan bau hangus. Tunggulah sekitar 3-5 menit hingga permukaan arang dilapisi abu putih tipis.
Anda tidak perlu menuangkan terlalu banyak bukhur sekaligus. Ambil sejumput kecil atau satu kepingan kayu, lalu letakkan tepat di tengah arang. Biarkan asap putih mengepul perlahan membawa keharuman ke seluruh sudut ruangan.
"Wangi bukhur yang dibakar dengan sempurna bisa tertinggal di serat karpet dan gorden ruangan hingga berhari-hari lamanya."
Dengan teknik yang tepat, keharuman varian Madawi, Nabawi, ataupun Sulthon dari Tasneem akan menghadirkan atmosfer istana Timur Tengah langsung di rumah Anda. Selamat mencoba!